Semoga Allah menerima (puasa) kita dan menjadikan kita kembali (dalam keadaan suci) dan termasuk orang - orang yang mendapatkan kemenangan... Amin..
Selamat Idul Fitri 1431H
Selamat Idul Fitri 1430H
SELAMAT IDUL FITRI 1430H, Mohon Maaf Jika Selama ini ada salah - salah kata dalam penyampaian materi, Mohon Maaf Lahir dan Batin, Semoga Segala Amal ibadah kita dibulan Ramadhan diterima Allah SWT, Salam kami untuk Keluarga Tercinta, Sukses untuk Anda semua.
- Semoga Indonesia semakin maju dalam perkembangan desain bangunan, yang mengutamakan struktur yang aman dan nyaman untuk digunakan. kita sebagai engineer sepertinya harus turut bertanggung jawab terhadap proses tersebut.
- Indonesia lebih mempunyai daya saing dalam arsitektural dengan negara - negara lain, sehingga Indonesia terlihat semakin cantik dimata negara lain, sehingga Indonesia memiliki Praise tersendiri.
- Semoga masyarakat Indonesia bisa lebih peduli terhadap sesama, saling membantu, saling menolong agar kesenjangan yang terjadi dinegara kita bisa berkurang.
Salam Sukses untuk anda semua,
Wassalam
Merindukan Pimpinan yang Competent dan Inspiring
An inspiring boss/leader pada semua level merupakan indikasi penting tentang kejayaan organisasi yang langgeng. Sebuah organisasi yang selalu mengibarkan bendera kegemilangan pasti selalu ditopang oleh barisan leader yang tangguh pada semua level. Lalu, aspek apa saja yang mesti mesti dimiliki oleh seseorang agar ia mampu menjadi an inspiring boss?
- Haruslah memiliki kompetensi dasar sebagai seorang leader. Kompetensi ini tentu saja harus mencakup baik kompetensi teknis pekerjaan yang dikelolanya (misal seorang marketing managers haruslah paham mengenai ilmu marketing management and strategy) dan juga soft competency semacam communication skills, planning ataupun juga people skills. Sayangnya, kadang kita menjumpai barisan atasan atau boss yang kapabilitas-nya kurang mencorong. Dulu ketika pertama kali bekerja, saya pernah memiliki atasan/boss yang baik hati (yes, he is a nice person) tapi sayangnya sejumlah kompetensi teknis yang penting absen dalam dirinya. Pun kompetensi dasar lainnya seperti planning and organizing dan delegation skills. Alhasil kinerja departemen kami menjadi tersendat jalannya, dan pelan-pelan moral para bawahannya menjadi tersilap dalam kegamangan.
- An inspiring leader mestilah merupakan an inspiring guru. Kesejatian seorang leader yang inspiratif adalah ketika ia mampu berperan menjadi people developer dan learning stimulator. Seorang atasan yang baik adalah mereka yang mampu merawat sebuah taman tempat dimana semua anak buahnya bisa saling tumbuh bermekaran. Yang mampu membuat segenap potensi dan talenta anak buahnya bisa merayap naik dan melesat. an inspiring boss adalah sosok guru yang pandai menebar benih dan merawatnya dengan penuh ketelatenan. Melalui dua aspek inilah, kerinduan kita yang mendalam akan hadirnya an inspiring boss barangkali bisa menjelma menjadi kenyataan.
Setelah bekerja lebih dari 4 tahun, dan tentu saja menjadi bawahan yang punya atasan, saya mendambakan beberapa bos saya, dan tentu saja suatu saat saya ingin menjadi seperti mereka, saya terinspirasi mereka karena mereka (bos saya) terlihat elegant saat menghadapi masalah dan menyelesaikannya, tidak grusa-grusu (halah bahasa apa ini), cantik dalam merencanankan suatu pekerjaan, tidak ingin disanjung, rendah hati, dan tentu saja pintar. Terinspirasi?? tentu saja...Sukses yah,
Feri N
Sudahkah anda berada pada jenjang karir yang benar?
Kali ini kita sampingkan percintaan dan fokus kepada karir anda...
Apakah anda berada pada jenjang karir yang sesuai?
Jika di ibaratkan anak tangga setiap pekerjaan yang anda lakukan akan membawa anda selangkah lebih dekat terhadap karir impian anda.
Jadi pertanyaan BESARnya:
Apakah pekerjaan anda akan membawa kepada KARIR impian anda?
Layaknya anda menentukan rute perjalanan ke sebuah tempat setiap jalan, metode transportasi dan juga peta yang jelas yang akan membuat anda berada pada tempat tujuan dengan lebih cepat.
Ketika anda melamar disebuah perusahaan, perhatikan dan tanyakan kepada orang yang menginterview anda seperti apa jenjang karir saudara.
Misalnya anda melamar sebagai sales executive apakah anda dapat naik ke jenjang berikutnya sebagai sales manager atau pun sales director?
Tentunya ini akan memberikan anda wawasan yang lebih dalam untuk anda menjadi lebih berhasil di pekerjaan anda.
Mungkin ada juga yang "mentok" dengan karir anda.. misalnya di bidang akunting (accounting), karir anda bisa dimulai sebagai junior accountant dan hanya naik satu langkah sebagai senior accountant.
Inipun memerlukan pengalaman kerja hitungan tahunan untuk mencapai posisi senior.
lalu bagaimana menilai jenjang karir anda bila merasa "mentok" ?
mungkin anda perlu melakukan self evaluation, dan bertanya ini:
=> Inikah karir yang saya mau?
=> Bisakah saya melihat diri saya bahagia 2tahun/5 tahun kedepan di bidang yang saya geluti ?
=> Apakah ini pekerjaan yang saya memang ahli dalamnya?
Tentunya ketiga pertanyaan ini akan membuat anda lebih berhati - hati dan bertanya secara seksama apakah anda memang akan menikmati pekerjaan yang anda lakukan atau malah anda akan merasa jenuh.
Jika anda mau beralih karir, mungkinkah ini waktu yang tepat? Perusahaan seperti apa yang anda mau bergabung untuk dapat mencapai karir yang diidamkan? Jangan takut untuk mengubah jenjang karir anda...
jika memang itu benar - benar yang anda inginkan (bukan karena dorongan dari orang terdekat seperti saudara, orang tua atau pasangan anda). Pertimbangkan selalu resiko emosi dan juga waktu jika anda memang merubah jenjang karir anda. Jika anda berada pada jenjang karir yang tepat dan merasakan kejenuhan. Pertimbangkan bagaimana anda dapat menyikapi setiap pekerjaan yang rutin dengan sikap yang benar. Tentunya ini akan membuat anda menjadi jauh lebih baik dalam mengerjakan tugas anda.
Hidup Hanya Sekali, Tentukan Dengan Mantap Apa Yang Anda Mau Dari Hidup Anda .
Prinsip Dasar dalam Komunikasi Produktif
Nah, tulisan diatas adalah salah satu prinsip dasar dalam komunikasi, yaitu mengkomunikasikan suatu keadaan.
Komunikasi saya kira merupakan salah satu bagian yang paling esensial dalam roda kehidupan profesional kita. Kita menyaksikan begitu banyak projek atau program perusahaan macet ditengah jalan hanya gara-gara dis-komunikasi para anggotanya. Sebaliknya, kita juga bisa menyaksikan sebuah arena lingkungan kantor yang bisa berjalan dengan indah lantaran didalamnya terbangun proses komunikasi yang elegan nan produktif.
Berikut ini saya akan mencoba menjabarkan empat prinsip dasar yang mungkin mesti selalu kita ingat manakala kita ingin menjadi seorang komunikator yang produktif, 4 hal ini saya kumpulkan beberapa waktu yang lalu dari berbagai artikel dan buku.
- Fokus pada solusi, bukan pada masalah.
Alih-alih berfokus melulu pada masalah dan sibuk mencari siapa kambing hitamnya, komunikasi kita akan jauh lebih produktif jika kita fokus pada solusi. Sebagai misal, jika kita menemui hambatan dalam salah satu program kerja yang dijalankan di kantor, maka segera kita mesti berdiskusi mencari jalan keluar untuk mengatasi hambatan itu. Otak kita mesti kita gedor untuk segera bicara mengenai solusi, dan menutup pintu bagi munculnya kata-kata yang menyalahkan pihak lain.
Mencari-cari kesalahan dan meyalahkan pihak lain memang mudah, dan secara intuitif, banyak orang yang menyukainya (!) Namun ini hanya buang waktu, dan itulah mengapa banyak kinerja perusahaan macet ditengah jalan. Lipatlah kebiasaan ini dan simpan rapat-rapat didalam laci. Kelak jika Anda menemui rintangan, munculkan sikap yang FOKUS pada SOLUSI.
2. Ganti kata-kata Tidak Bisa menjadi Bisa.
Contoh sederhana : “Pak, kita TIDAK bisa menyelesaikan projek ini tanpa dukungan tim logistik yang handal”. Kalimat ini akan menjadi lebih produktif dan lebih optimisme jika kita ganti menjadi : “Pak kita bisa menyelesaikan projek ini dengan dukungan yang bagus dari tim logistik”. Atau contoh simpel lainnya : “Nak, kamu tidak akan naik kelas jika tidak belajar tekun”. Kalimat ini akan menjadi lebih elegan kalau kita ubah menjadi : “Nak, kamu pasti akan naik kelas jika rajin belajar”.
Para pakar psikologi bilang, semakin banyak kata “tidak” dan kata negatif lainnya kita ucapkan, secara tidak sadar hal ini akan mendorong perilaku kita ke arah negatif (tidak bisa, tidak mampu, dst). Sebaliknya, dengan framing kalimat yang positif, dan ini dilakukan secara repititif, akan membuat perilaku kita menjadi lebih optimis dan kian produktif.
Itulah mengapa ada sebuah nasehat yang mengharapkan agar setiap kosa kata yang mengandung makna negatif (seperti kata : tidak bisa, gagal, tidak mampu, tidak berpengalaman, tidak kompeten, dll) sebaiknya dienyahkan dari perbendaharaan komunikasi kita sehari-hari.
3. Katakan apa yang anda inginkan, bukan apa yang tidak anda inginkan.
Prinsip ini mirip dengan prinsip nomer dua diatas. Yakni mengajarkan kepada kita untuk selalu membuat frame kalimat positif ketika ingin menyampaikan pesan. Sebagai misal, daripada mengatakan : “Mas, kalau nyetir mobil jangan kebut-kebut” lebih baik disampaikan dengan kalimat : “Mas, nyetir mobilnya hati-hati ya”. Atau contoh lain : “Kalau bikin laporan jangan ceroboh dan banyak bikin kesalahan”. Mengapa kita tidak menggantinya menjadi : “Kalau bikin laporan, tolong konsentrasi penuh agar semua data tersaji dengan akurat”.
4. Fokus ke depan, bukan ke masa lalu.
Dalam lingkungan pergaulan di kantor kita acap mendengar kalimat seperti : “Nah, apa gue bilang kan……”. Atau kalimat seperti ini : “Nah, bener kan apa yang gue sampekan…”. Oke, kalimat-kalimat seperti ini memang membuat yang ngomong merasa “hebat”, but so what? Jadi, daripada fokus pada masa lalu sebaiknya kita ucapkan : “Okay, kita ambil hikmahnya. Mulai sekarang dan ke depan, kita harus lebih…..”. Kalimat ini akan membuat mitra bicara kita menjadi lebih mendapat respek. Kalimat itu juga akan membuat kita lebih bisa fokus pada solusi, dan maju ke arah masa depan yang lebih baik.
Keempat hal diatas adalah prinsip dasar dalam seni berkomunikasi di level manapun, saya sempat "mengalami" suatu hal yang berhubungan dengan komunikasi, dan dampak untuk diri saya dan karier saya tidaklah kecil, tapi amat sangat besar, saya harap teman - teman semua dapat memahami tentang seni dalam berkomunikasi dan tidak mengalami hal - hal yang tidak anda harapkan yang berhubungan dengan masalah komunikasi.
Selamat Berjuang,
-Feri-
Wikipedia Versi Buku
Tahu Wikipedia? Belum!! (hari gini belum tahu). Tapi bagaimana jika Wikipedia dicetak dan dibuat menjadi sebuah Ensiklopedia Tradisional??
hmmm..... Rob Matthews seorang seniman membuat sebuah buku Wikipedia dengan tebal 5.000 halaman, yang isinya diambil dari : Wikipedia’s featured articles.
-Behind This Blog-
Feri Noviantoro
Tips dan Trik SEO Blog di Google
Namun jika blog kita ingin menarik pengunjung dari hasil pencarian - dan ingin terindex ke dalam mesin pencari (Search Engine) seperti google dan yahoo. yang harus kita lakukan adalah mendaftarkan blog kita ke dalam mesin pencari tersebut.
- Buka Google Master Tools kemudian daftar mengunakan gmail account yang kita miliki.
- Setelah login, maka akan terbuka jendela untuk mendaftarkan alamat blog.
- Klik Add Site isi alamat blog - tampa di awali dengan http:// atau www. cukup seperti feri82.blogspot.com - pada kotak Add Site, lalu klik tombol OK.
- Selanjutnya Klik pada tulisan link Verify Your Site.
- Pada ComboBox pilih Add a Meta Tag.
- Kemudian pilih semua tulisan
- Selanjutnya buka blog kita. pada halaman Template -> buka tab Edit Html. masukan dan simpan meta name verifikasi yang tadi kita copy setelah tag :
<data:blog.pageTitle/> .
Gampang - gampang susah atau susah - susah gampang??
untuk mengecek apakah blog kita sudah terdaftar, saya coba mengecek keberadaan blog saya dengan memasukkan nama saya.
Alhasil,... bisa dilihat dibawah.
Selamat Mencoba.. semoga blog anda sukses.
Behind The Scene,
-Feri Noviantoro-
Facebook Chat di sidebar Firefox
2. Kemudian Klik Bookmarks Menu - Organize - New Bookmark dan isi.
Location: http://www.facebook.com/presence/popout.php
Check Load this bookmark in sidebar.
3. Klik View – Sidebar – Bookmark (CTRL + B).
Kemudian Lihat Hasilnya.. (Facebook Chat sudah Muncul) Anda Tidak Perlu Membuka Facebook untuk Chating dengan teman Anda diFacebook.
(Tolong jangan chat Diwaktu jam kerja, Gunakanlah ini sewaktu Liburan saja atau sewaktu senggang).
Keep Goin'
Feri Noviantoro
Jika Anda Dibenci Atasan...
Sebenarnya artikel ini sudah lama sekali dikomputer saya... tidak tahu mengapa saya tergelitik untuk membagikan kepada teman - teman semua...
dan juga saya kurang begitu "sreg" dengan kata "dibenci" dari judul diatas, tapi yah... itu hanya sebuah judul...
Artikel berikut bisa sebagai "clue" bagaimana kita berhubungan dengan Atasan kita... yah tentunya kita yang sebagai bawahan yang punya atasan...(tau kan artinya??).
dan juga akan dibahas tentang "Apa yang sebaiknya anda lakukan jika Anda dibenci oleh Atasan anda?" yang tentunya ini sangat berpengaruh terhadap karier anda kedepan...
Saya ingin sekali menuliskan Artikel tersebut langsung diblog ini... tapi saya khawatir artikel tersebut kurang enak dimata... makanya saya buat format dalam .pdf agar bisa terbaca dengan jelas, dan pesan didalamnya tersampaikan...
ok, anda bisa mendownloadnya disini... Free tentunya (dan jangan lupa Password untuk mendownload : cec )
Selamat Berjuang !!
-Feri-
Bagaimana Rasanya Bekerja di Google ?
Bagaimana rasanya bekerja di Google? Very fun and very productive…..begitu jawaban yang kira-kira akan diberikan jika pertanyaan ini ditujukan kepada para pekerja Google. Mungkin jawaban seperti inilah yang akhirnya menobatkan mereka sebagai jawara nomer satu dalam survei The Best Place To Work For, sebuah survei tahunan yang diselenggarakan oleh Majalah Fortune buat memilih perusahaan terbaik untuk dijadikan tempat bekerja.Jika ditelisik lebih dalam mengapa para pekerja di Google begitu enjoy bekerja di Perusahaan itu, maka mereka akan memberikan jawaban pada dua hal :
fasilitas layanan karyawan yang amat menggiurkan dan – jangan kaget – mutu makanan yang luar biasa sedap. Mari kita mulai bahas dari aspek makanan.
Pertama-tama mesti segera disebut, mutu dan jenis makanan yang disediakan Google untuk para pekerjanya sungguh fantastis.
Bayangkan, didalam kompleks kantor pusat mereka di Mountain View, California (mereka menyebutnya Googleplex), manajemen Google menyediakan sebelas kafe/restauran dengan menu sekelas menu hotel bintang lima dan semuanya disajikan secara……gratis.
Semua jenis dan pilihan makanan tersedia : mulai dari sajian steak khas Eropa, Sushi a la Jepang, hingga sajian Chinese Food yang menggoda. Semuanya dimasak oleh chef kelas dunia. Dan rasa semua makanan yang tersaji pasti……mak nyus.
Begitu senangnya para pekerja Google dengan kantin-kantin ini, sehingga dalam survei internal yang mereka lakukan, mayoritas
karyawannya selalu menyebut faktor makanan ini yang membuat mereka sungguh betah bekerja di Google.
Fakta ini yang kemudian juga membuat Google melakukan langkah yang kreatif dalam persaingan ketat mencari para calon pekerja andal. Dalam setiap iklan lowongan kerja yang dipasang, mereka selalu tak lupa mencantumkan daftar menu makanan mereka yang sungguh lezat itu…..Dan konon, rupanya banyak calon pelamar yang tergiur sehingga akhirnya
berbondong-bondong mengajukan lamaran kerja ke Google.
Elemen lain yang juga membuat para pekerja Google happy adalah fasilitas layanan yang sungguh menggiurkan. Dalam Googleplex mereka yang luas dan megah, tersedia gym lengkap dengan para pemandunya, kolam renang yang luas, arena bowling, lapangan volley pantai, home-theater yang asyik, perpustakaan lengkap nan nyaman……..Pendeknya memasuki Googleplex ibarat bukan sedang memasuki ruang kantor yang garing nan membosankan, namun seperti tengah masuk ke taman bermain yang indah dan penuh keriangan.
Namun itu semua belum cukup, Didalam kompleks gedungnya, Google juga menyediakan fasilitas otoped untuk berjalan dari satu ruang ke ruang lainnya. Juga ada fasilitas laundry, bengkel dan cuci mobil, serta ruangan spa dimana Anda semua bisa leyeh-leyeh setelah letih seharian lembur kerja.
Oh ya, manajemen Google juga tak lupa menyediakan semacam “personal assistant” bagi seluruh pekerjanya. Jadi jika ada karyawan Google yang ingin berlibur ke Paris, mereka tinggal kontak personal assistant ini. Orang inilah yang akan mengurus semuanya : mulai dari pesan tiket pesawat, booking hotel, merancang acara liburan hingga membuatkan daftar oleh-oleh yang layak dibeli. Oh my God….betapa indahnya bekerja di Google, begitu mungkin gumam kita dalam hati menyaksikan serangkaian fasilitas yang sungguh menyenangkan ini.Namun, bagi Lary Page dan Sergey Brin – dua anak muda pendiri Google – semua upaya itu memang kudu dilakukan untuk bisa terus memelihara great talent mereka akan tidak lari atau dibajak perusahaan pesaing.
Juga untuk terus membuat seluruh pekerja Google happy, sebab hanya dengan begitu, mereka bisa terus menciptakan serangkaian inovasi yang produktif buat para pelanggannya.
Dengan kata lain, untuk terus mampu menciptakan produk kelas dunia, manajemen Google terus berupaya keras untuk memotivasi dan membikin gembira para pekerjanya. Dan itu dilakukan antara lain dengan selalu menyajikan makan siang yang bergizi, lezat, dan bikin lidah bergoyang.
Pertanyaannya....
bagaimana rasanya bekerja ditempat anda...???
Berapa Seharusnya Gaji Anda??
Penghasilan yang layak dan nafkah yang memadai tentu saja tidak lepas dari standard gaji atau penghasilan yang Anda terima setiap bulannya. Lalu berapa standard gaji untuk setiap level yang berlaku di dunia kerja Indonesia? Fresh Graduates/Entry Level. : Rp 2 – 3 juta/bulan
besaran gaji para fresh graduates (lulusan S-1) tampaknya tidak bergerak naik secara signifikan. Penyebabnya sederhana : supply cenderung jauh lebih tinggi dibanding demand; sehingga buyer (perusahaan) memiliki keleluasaan untuk memberikan gaji yang relatif rendah. Meski demikian sejumlah perusahaan multi nasional kini memberikan gaji bagi para fresh graduate-nya pada angka Rp 4 juta/bulan; sementara Bank Indonesia sejauh yang saya tahu, telah memberikan gaji Rp 5 juta/bulan untuk para lulusan sarjana baru yang bekerja untuk mereka. Namun demikian, masih banyak juga lulusan sarjana S-1 baru yang mendapat gaji sebanding dengan UMR alias sekitar Rp 1 jutaan saja per bulan.
Asisten Manajer : Rp 5 – 8 juta/bulan
Jika Anda sudah bekerja di kantor Anda selama 3 – 5 tahun, selayaknya Anda sudah menduduki posisi ini. Dan itu artinya Anda bisa mendapatkan income sekitar Rp 5 – 8 jutaan per bulannya. Kalau sudah bertahun-tahun Anda tetap saja menjadi staf biasa dan tak pernah kunjung naik posisinya ke level ini, ya Anda bisa mulai melakukan sejumlah manuver untuk membuat perjalanan karir tidak menjadi stagnan selamanya. Sebab kalau ndak pernah naik posisinya, gaji Anda ya juga ndak akan naik-naik (sementara harga Mie Ayam rasanya terus bergerak naik).
Manajer/Kepala Bagian : Rp 10 – 15 juta/bulan
Dalam kurun waktu 7 – 10 tahun bekerja, selayaknya Anda sudah bisa berada pada posisi ini. Kisaran gaji untuk posisi ini adalah Rp 10 – 15 juta, meski ada sejumlah perusahaan yang memberikan gaji hingga Rp 20 juta/bulan untuk para manajernya. Namun sejumlah bank nasional, seperti Bank BNI misalnya, memberikan gaji sekitar Rp 12 – 14 jutaan/bulan kepada para manajernya.
Selain gaji yang cukup tinggi, karyawan pada posisi ini biasanya akan mendapatkan car ownership program (program kepemilikan mobil). Dulu, perusahaan tempat saya bekerja memberikan bantuan gratis sebesar 70% dari harga mobil; dan sang manajer hanya memberikan alokasi dana 30 % saja, untuk bisa mendapatkan sebuah mobil sekelas Kijang Innova atau Honda City.
Manajer Senior/General Manajer/VP. : Rp 20 – 30 juta/bulan
Minggu lalu disela-sela workshop disebuah perusahaan perkebunan besar di Balikpapan, saya berbincang-bincang dengan salah satu pesertanya yang kebetulan berposisi sebagai Manajer Senior. Ia bilang kalau ia memperoleh gaji sebesar Rp 25 juta/bulan. Dan ajaibnya, karena limpahan harga komoditi yang melonjak di tahun lalu, ia bilang tahun ini perusahaannya akan memberikan bonus 8 kali gaji (!) kepada seluruh karyawannya. “Alhamdulilah mas….”, ujarnya dengan wajah sumringah. Halah, bagaimana ndak sumringah, wong sebentar lagi mau mendapat rezeki sebesar Rp 200 juta kontan.
Division Head/Executive VP/Direktur/Direktur Utama. : Rp 50 juta – 100 juta/bulan
Dengan kisaran gaji seperti itu, pendapatan para direktur/division head/EVP berarti hampir sama dengan gaji seorang pilot senior Boeing 747 Jumbo di maskapai Garuda Indonesia (sebab gaji pilot senior untuk rute internasional di Garuda adalah Rp 90 juta/bulan).
Demikianlah kira-kira Standard Gaji 2009. Silakan dicermati apakah pendapatan Anda saat ini masih jauh dibawah standar atau sudah layak nan memadai. Dan kalau ternyata standard gaji sampeyan masih jauh dari memadai, ya ndak usah ngomel-ngomel dan menumpahkan kekesalan di kolom komentar blog ini. Lebih baik : always think positive and be optimistic !!
Pisahkan!! antara Masalah Pekerjaan dan Pribadi
Ilmu ini saya pelajari dari seorang motivator ditelivisi yg baru in, iya, beliau adalah Mario Teguh, berikut cuplikan yang bisa saya ambil:
Seorang yang profesional adalah orang yang memenuhi standard profesionalisme, yaitu:
- Dia menguasai pengetahuan tehnis yang diperlukan oleh tugasnya.
- Dia memiliki keterampilan untuk mendatangkan solusi.
- Dia memiliki integritas (kesetiaan pada yang benar) yang membangun kepercayaan dan hormat kepadanya.
- Dia mengutamakan kepentingan orang banyak, sehingga keberhasilannya dibangun dari akumulasi keberhasilan orang lain.
- Dia berpandangan ke depan, dan tidak terlalaikan oleh masalah-masalah sementara dan jangka pendek.
- Dia selalu berupaya mengembangkan kualitas pribadinya agar sesuai bagi masa depan besar yang direncanakannya.
Bila Anda tidak mengetahui ke mana Anda sedang menuju, maka bergeraklah seperti Anda sedang menuju kepada sesuatu yang besar.
Putuskanlah dengan segera, apa yang harus Anda putuskan.
Buat saya pribadi, hal diatas adalah hal yang mungkin sering saya lupakan, Terimakasih Untuk Pak Mario yang telah mengingatkan,
Salam Super
Apakah Ketampanan Itu Segalanya?

Saya ingin berbagi salah satu pengalaman saya selama di dunia romansa setahun belakangan ini.
Dulu saya berpikir bahwa untuk mendapatkan wanita cantik, hal yang paling krusial adalah KETAMPANAN. Karena setiap saat saya mendengar pembicaraan wanita, selalu saja yang dibicarakan mengenai pria ganteng di kampusnya, pria ganteng yang lewat di depan mereka, pria ganteng yang baru dikenalnya, dll.
Saya berpikir bahwa wanita memutuskan seorang pria untuk menjalin suatu hubungan adalah dengan menilai tampang karena saya juga mengambil keputusan untuk memilih seorang wanita berdasarkan wajah dan kondisi fisik mereka yang seksi.
Sebagian besar pria pada umumnya memiliki kadar ketampanan jauh di bawah tingkat ketampanan Nicholas Saputra atau Tora Sudiro. Karena biasanya ketampanan itu dibawa sejak lahir, dan tetap seperti itu walaupun di permak seperti apapun, maka sebaiknya Anda melupakan dan mengubur impian Anda dalam-dalam bahwa suatu hari Anda dapat memiliki tampang seperti mereka.
Sialnya, wanita selalu setiap saat membicarakan dan mengatakan kepada kita bahwa mereka suka dengan pria ganteng. Apakah ini merupakan kartu mati bagi pria yang bertampang pas-pasan? Apakah tampang pas-pasan menentukan level kecantikan wanita yang Anda dekati, yang tentunya selevel dengan tingkat ketampanan Anda?
Pria manapun yang membenarkan hal itu adalah pria yang bermental lossy, atau pria yang menyerah sebelum perang dimulai.
Apakah terkadang kita suka kesal melihat seorang wanita vitamin 8 atau 9 menggandeng dengan mesra seorang pria yang bertampang biasa-biasa saja, dan bahkan lebih ganteng dari kita?
Kita berpikir, “Tuh wanita goblok amat mau ama pria kayak begitu, otaknya ditaro di dengkul kali ya, ” dan segala sumpah serapah lainnya yang kita lontarkan untuk membenarkan opini kita tentang realita yang sangat tidak masuk akal itu.
Sebenarnya kita harus bersyukur bisa dilahirkan sebagai pria. Saya juga termasuk pria yang memiliki tampang standar di antara teman-teman saya yang lain. Bahkan saya akui saya sangat tidak enak dilihat jika Anda sempat melihat wajah dan penampilan saya dahulu sebelum mengikuti workshop.
Mengapa saya mengatakan demikian ?
Realita yang terjadi adalah bahwa dalam perjalanan hidupnya seorang pria yang bertampang pas-pasan memiliki kesempatan untuk memperbaiki daya tariknya dalam dunia romansa dan jangka waktu untuk mendapatkannya juga TAK TERBATAS.
Bagaimana caranya?
Caranya adalah dengan MENDAPATKAN HAL-HAL YANG DISUKAI wanita.
Saya dapat mendengar suara-suara yang mengatakan “Ah, kalo itu gue juga tau. Jelasin donk apa aja poin-poinnya!”
Saya tidak akan membuka semuanya di sini, tapi percayalah jika Anda berbincang-bincang dengan para instruktur, Hitman crew, alumni HSEW dan HSMS, membaca seluruh artikel HITMAN SYSTEM dan menginternalisasikan ke dalam diri Anda, maka Anda akan mengetahui bahwa daya tarik seorang pria dapat dipelajari, diperjuangkan, diusahakan, diciptakan, diperoleh, diperbaiki, diperbaharui dan diperpanjang oleh seorang pria dengan JANGKA WAKTU YANG TIDAK TERBATAS.
Hal ini berkebalikan dengan nasib seorang wanita dari berbagai TINGKAT KECANTIKAN. Mereka harus pasrah pada hukum alam, karena pada suatu saat kecantikan mereka juga akan pudar seriring waktu.
Tidak peduli segala macam diet, produk kecantikan & kondisi fisik bahenol yang mereka miliki, toh suatu saat pengeriputan dan penuaan akan menggerogoti mereka. Hal inilah salah satu faktor yang menyebabkan seorang wanita cantik begitu terlihat angkuh dan pemilih ketika berhadapan dengan seorang pria yang mendekatinya.
Guys, don’t take it to personally. Mereka hanya takut pada diri mereka sendiri. Mereka hanya tidak mau menghabiskan JANGKA WAKTU yang mereka miliki dengan pria-pria lossy yang tidak bisa diandalkan. Mereka berlomba-lomba menarik pria Glossy dengan mengandalkan kecantikannya yang dia sadari tentunya tidak akan berlangsung lama.
Nah, hal-hal apa saja yang disukai wanita? Saya akan menyebutkan beberapa hal yang saya tahu berdasarkan pengalaman saya selama berinteraksi dengan wanita :
Uang. Pekerjaan. Popularitas. Status. Penampilan. Gaya bicara. Bahasa Tubuh. Kerja keras. Pendidikan dan pengetahuan umum yang luas. Sarana Transportasi.
Poin-poin diatas adalah sebagian kecil dari 'peluru' Glossy Anda dalam memenangkan hati seorang wanita. Jika kita perhatikan sejenak, poin yang saya sebutkan di atas adalah sesuatu yang dapat diperjuangkan dan diusahakan. Ini adalah bukanlah hal mustahil atau gaib untuk memikat wanita, tetapi sesuatu yang masuk akal dan SANGAT MUNGKIN untuk diraih.
Seorang pria bertampang pas-pasan juga memiliki keunggulan lainnya dibandingkan seorang pria tampan dimasa sekolah atau kuliah yang lebih banyak TP (Tebar Pesona) ke wanita-wanita.
Mengapa?
Karena seorang pria yang bertampang pas-pasan seringkali memiliki banyak waktu untuk belajar dan mengumpulkan uang, karena mereka kurang asik dan menarik untuk diajak hangout tanpa tujuan dengan atau adanya wanita dalam rombongan itu.
Pria yang bertampang pas-pasan menghabiskan waktunya untuk meningkatkan skill-nya. Mereka bekerja keras untuk meningkatkan prestasinya agar mencapai kesejahteraan dan sebagai bekal di masa depan, sementara pria-pria ganteng berhura-hura dan sibuk meladeni wanita-wanita sehingga otak mereka kosong dan tidak punya pikiran ke depan.
Bila hanya mengandalkan TAMPANG GANTENG tanpa diiringi pengorbanan waktu & pikiran, kerja keras, dan kesabaran, apakah mungkin hal-hal yang saya sebutkan di atas bisa didapatkan?
Wanita cantik mana yang mau menikahi pria ganteng yang malas bekerja keras, terlalu bergantung pada kekayaan orang tua, menghambur-hamburkan uang supaya dianggap cool, lemot soal pengetahuan umum dan berita, dan seluruh hidupnya hanya hura-hura tanpa memikirkan masa depan?
Kalaupun ada, tentunya dia berpikir bahwa suatu saat Anda akan berubah dan bisa mendapatkan hal-hal yang dia inginkan, dia mengharapkan kesediaannya berkencan dengan Anda kelak akan berbunga di kemudian hari, sehingga dia juga ikut merasakan hasil investasinya selama ini.
Jika Anda pria ganteng yang memiliki prospek seperti diatas, hanya wanita cantik yang goblok dan terlalu lugu yang mau menjadi pasangan Anda. Seberapapun tampannya kondisi fisik seorang pria, tetap kesejahteraan di masa depan dan potensi seorang pria untuk meraih hal tersebutlah yang lebih penting bagi seorang wanita.
Tetapi kita mengetahui, hanya diri kita lah yang bisa merubah nasib. Orang lain tidak dapat merubah kita, hidup kita ada di tangan kita sendiri.
Ketika mencapai usia 30-an keatas, seringkali pria yang bertampang pas-pasanlah yang mempunyai HARGA PASAR lebih tinggi dibandingkan pria-pria tampan yang terlalu sibuk mengejar-ngejar wanita dimasa mudanya. Sebagai hasilnya pria yang bertampang pas-pasan mampu memperoleh wanita yang lebih muda dan cantik dengan Uang, Status, Penampilan dan Perkerjaan yang telah diperjuangkan selama ini. Setiap tetes keringat, air mata, tenaga dan pikirang yang dikeluarkan oleh pria yang bertampang pas-pasan dimasa mudanya, berbuah manis di masa yang akan datang jika kita bersungguh-sungguh ingin keluar dari LEMBAH LOSSY yang kelam itu.
Jadi, kesimpulannya Ketampanan seorang pria bukanlah hal utama dan krusial dalam memikat wanita, dan tampang yang pas-pasan bukanlah kartu mati dalam dunia romansa. Masih ada hal-hal yang jauh lebih penting yang menjadi daya tarik seorang pria selain wajah yang tampan, bahkan hal-hal tersebut SANGAT MUNGKIN untuk dicapai jika kita mau meningkatkan KUALITAS hidup kita dalam berbagai macam aspek.
Berjuanglah untuk masa depan kita sendiri. Mulailah dengan merencanakan dan mengatur keuangan, meningkatkan skill dalam hal-hal yang bermanfaat bagi masa depan, jadilah seorang pria independen yang mempunyai Identitas dan Berkualitas di berbagai segi kehidupan kita, bukan menjadi seorang pria lossy yang dibalut dengan Kekayaan orang tua dan Wajah yang Tampan.
Struggle for yourself, not for the woman,
Copyright : www.hitmansystem.com
Subscribe email
Labels
- Intermezo (2)
- Software (3)
- Struktur Baja (6)
- Teknik Gempa (1)
- Teknik Sipil (14)
- Umum (14)
Popular Posts
Partner Civil & Archt
Mention Me for Question
Recent Coments
Followers
Man Behind This Blog
- Feri Noviantoro
- Saat ini penulis Bekerja sebagai Civil & Structure Engineer di Bidang Oil & Gas, meskipun pada awal karir tidak langsung kedunia engineering, tetapi pemahaman dan pengetahuan tentang engineering tidaklah hilang, sudah lebih dari 4 Tahun bergelut dengan dunia struktur, dan sempat menjadi pengajar untuk Teknik Rancang Bangun (AutoCAD 2D&3D, SAP2000, RAB) saat masih kuliah, penulis sekarang aktiv dalam Research and Development Program untuk beberapa software Structure Dynamics dan Drawing untuk Structural Detailing.























